27 C
New York
Minggu, Mei 26, 2024

Buy now

spot_img

Dugaan Korupsi Flying Fox Berlanjut ? Mantan Kabid Pariwisata, Melli : ” Saya saksi kunci itu semua, kalau saya bilang A pasti kebuka semua

Galaxsinews.com, Metro- Dugaan Korupsi pembangunan destinasi wisata Flying Fox Sumber Sari Bantul Metro Selatan yang kini mangkrak mulai mengarah. Mantan Kabid Pariwisata Disporapar Kota Metro Meli D Jayasinga tampak mulai geram atas berbagai persoalan Flying Fox yang kembali diberitakan media.

Mantan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Disporapar ini secara spontan mengaku kepada wartawan, bahwa dirinya telah dipanggil oleh Kejaksaan Tinggi Lampung seminggu sebelum jelang puasa 2023.

Pemanggilan yang dilakukan oleh Kejati tersebut guna penguatan bukti saksi berkaitan beberapa persoalan yang ada didalam proyek Flying Fox Tahun Anggaran 2018 senilai Rp. 2,2 Miliar. Selain Flying Fox Melli mengaku terdapat persoalan lain yang enggan disebutkan secara terinci.

” Iya saya dipanggil oleh Kejati Lampung seminggu sebelum puasa kemarin. Saya dipanggil untuk penguatan bukti saksi. Iya nggak masalah flying fox juga si, tapi ada permasalahan lainya kaya masalah hibah tanah, mereka hanya mau tau seperti apa. Yang jelas saya nggak mau pusing, dan alhamdulillah saya nggak terkena apa-apa ” ujarnya, Senin 3 April 2023.

Selain menjadi Kabid Pariwisata kala itu, Meli juga diketahui selaku Kuasa Pengguna Anggaran disejumlah proyek milik disporapar pada tahun 2017, 2018, 2019.

” Selaku PPK juga Kuasa Pengguna Anggaran itu saya. Yang jelas saksi kunci itu adalah saya, seluruh capit urang, pembelian ATV, Lapangan Samber, Ki Hajar Dewantoro itu saya, kalau saya sudah bilang A pasti kebuka semua. Saya yang tahu misteri pelelangan semua di saya ” beber Meli yang juga mantan Kabid Ketenagakerjaan Disnakertrans Kota Metro.

Untuk nama – nama sejumlah oknum pejabat yang terlibat didalam proyek Meli sendiri enggan membuka, namun dirinya mengaku siap jika diminta untuk membuka satu persatu kebenaran yang terjadi.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi Flying Fox sendiri hingga kini belum mendapati tanggapan serta tindak lanjut oleh Kejaksaan Negeri Kota Metro. Sebelumnya kasus ini pernah dilakukan penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kota Metro pada tahun 2019, namun kasus tersebut hilang begitu saja.

” Kalau sekarang mau dibongkar silahkan aja, saya siap karena saya saksi kunci. Waktu pemeriksaan di Polres itu saya selaku kuasa pengguna anggaran, Parno sebagai PPTK dan Herlin bendaharanya ” jelasnya.(Rio/Dwi)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles