23.9 C
New York
Selasa, Mei 28, 2024

Buy now

spot_img

Merasa di Halangi oleh Tim Publikasi Kecamatan Metro timur, Awak Media Pertanyakan Anggaran Tim Publikasi

Galaxsinews.com, Metro- Sejumlah awak media di Kota Metro saat menjalankan tugas jurnalistiknya, merasa resah dengan keberadaan Tim Publikasi Sosial Media yang berasal dari Kecamatan Metro Timur, pada Selasa (27/6/2023)

Saat awak media di Kota Metro meliput kegiatan Penilaian Tim Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023, yang berlangsung di aula Kelurahan Yosorejo Metro Timur Kota Metro.

Kabiro media Tiras tv Kota Metro Ari Setiawan, merasa kecewa dengan kesulitanya untuk meliput dan mengambil dokumentasi pada kegiatan tersebut.

“Dari kawan media lain juga merasa kecewa. Untuk ambil dokumentasi seharusnya di atur supaya Tim Publikasi dari Kecamatan jangan juga mengahalangi kami media untuk ambil foto atau video. katanya

Lebih lanjut di katakannya, hal inilah yang menjadi pertanyaan kawan-kawan media yang lain, apakah sebenarnya setiap Kecamatan di Kota Metro ini mempunyai tim publikasi untuk menjadikan anak-anak honor menjadi tim publikasi? Pegawai Honor atau P3K Kecamatan Metro Timur ditempatkan sebagai pelayanan atau menjadi tim publikasi? Ucapnya lagi.

Dikatakanya lagi, mereka kan ada tuh Youtube, itu sebagai media khusus di Kecamatan itu sendiri, dan kalau memang itu khusus, anggarannya darimana? sementara setau kami anak-anak di Kecamatan Metro Timur pegawai P3K atau honor itu adalah untuk pelayanan bukan untuk publikasi atau meliput kegiatan-kegiatan sektor itu sendiri,” katanya.

hal tersebut sudah berjalan 2 kali disaat media Tiras Tv dan rekan dari Media lain melaksanakan tugas liputan.
“Yang pertama di saat lomba penilaian tingkat Kota Kelurahan se-Kota Metro yang dimenangkan oleh Keluarahan Yosorejo dan yang kedua ini penilaian di tingkat Provinsi,” paparnya.

“Harusnya di perjelas dulu anak-anak itu sebagai apa di Kecamatan Metro Timur bagian pelayanan atau khusus menjadi tim publikasi,” tambahnya.
Sementara Lurah Yosorejo sendiri saat akan di konfirmasi tidak berada di tempat

“Kawan kawan media ya kecewa semua, karena usai acara pak lurah nampak ada di kantornya, tidak begitu lama kawan kawan media ingin wawancara, pak lurah sudah hilang begitu saja dari kantornya, terkesan seperti menghindari media dan alergi dengan wartawan,”paparnya.

Hal senada juga disampaikan Kabiro media Intisarinews Suratman (Eman), jika ada kegiatan bagus harusnya mau di wawancara.

“Menurut saya kegiatan tersebut tidak mengindahkan awak media di Kota Metro,”

Eman memaparkan, hal-hal yang menghalangi tugas wartawan saat melaksanakan tugas di hilangkan.

“Stakeholder dan awak media ini kalau bisa bersinergi, tapi kalau ingin Diberitakan bagus saja sudah sulit ditemui, maunya yang seperti apa pemberitaan itu,” terangnya.

Kenapa harus pake tim Kecamatan inilah, itulah, apalah, kalau cuma mau dokumentasi, seharusnya kalau mau memviralkan giatnya itu memakai media resmi yang sudah terdaftar di Kominfo,” tandasnya.

“Dengan adanya tim liputan Kecamatan Metro Timur ini saya merasa terganggu, terlebih saat ingin mengambil gambar, video sulit sekali. Mereka (tim Publikasi) selalu menghalangi kami untuk ambil foto dan video,”. Pungkasnya. (*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles