21.4 C
New York
Senin, Mei 27, 2024

Buy now

spot_img

Ada Apa Pemkot Kota Metro Tak Bisa Selesaikan Persoalan Asuransi Pembangunan Flying Fox?

Galaxsinews.com, Metro- Pembangunan Flying Fox yang di lakukan oleh Rekanan CV Mulyo Sari Mandiri pada tahun 2018, timbulkan tanda tanya besar. Ada apa dengan pembangunan yang menggunakan anggaran APBD Kota Metro sampai asuransi senilai 101.000.000.00 dari tahun 2020 sampai dengan tahun ini baru membayar rp 20.000.000.00 saja? Yang mana pekerjaan tidak di selesaikan sampai dengan 100% melainkan – + hanya 90% saja. Sementara dalam aturan di sebutkan bahwa dua minggu setelah pekerjaan selesai, pihak rekanan harus membayarkan asuransinya. Namun sampai sekarang belum di selesaikan.

Pada pembangunan di termin 1Cv Mulyo Sari Mandiri mencairkan anggaran senilai Rp: 606.000.000.00. Sementara di termin ke 2 Rp: 181 300.000.00. Untuk Pembangunan Flying Fox itu sendiri menghabiskan anggaran sebesar Rp 2.020.000.000.00, nilai yang sangat fantastis. Namun amat di sayangkan Flying Fok terpanjang no 2 Seindonesia tersebut tidak di pergunakan sampai dengan saat ini alias mangkrak.

Alih alih ingin menambah PAD untuk Kota Metro, namun faktanya hanya membuang-buang anggaran saja. PPTK dalam kegiatan tersebut adalah Parno Setiawan dan Kasubag Keuangan dalam kegiatan Sigit Nugroho Se. Saat akan di konfirmasi terkait Asuransi Pembangunan Flying Fox yang belum di bayarkan tersebut, Parno selaku PPTK terkesan menghindar, dengan mengatakan sedang Zoom Meting. Namun salah satu staf di Pariwisata Kota Metro mengatakan jika Zoom Meting sudah selesai dari pagi.

Untuk mencoba meminta keterangan dari Parno Setiawan (PPTK) Media Galaxsinews.com mencoba untuk mengkonfirmasi melalui pesan Wathsaap terkait sudah di bayarkan atau belumnya asuransi milik CV Mulyo Sari Mandiri yang mana direktur dari CV Mulyo Sari Mandiri tersebut adalah Junaidi yang beralamatkan di Metro Barat. Lewat chat Wathsaapnya Parno mengatakan,” Sudah kami sampaikan surat ke yg bersangkutan terkait kekurangan pengembalian kekurangannya, demikian untuk maklum.
Saat di tanya apa tindakan dari OPD terkait kepada Cv Mulyo Sari Mandiri,” Mengingat itu sudah lama pak parno, apa tindak lanjut dr OPD selain surat yang di kirimkan ke ybs?
Parno menjawab,” Permintaan untuk segera membayarkannya. Kata Parno pada rabu (8/8/23) lewat chat nya.

Apa yang menjadi penyebab dari sulitnya Pemkot Metro untuk melakukan tindakkan pada CV Mulyo Sari Mandiri Tersebut? Karena sampai saat ini belum ada tindakan tegas untuk menyelesaikan persoalan asuransi ini. Sementara Inspektur Kota Metro Jihad Helmi sudah membenarkan terkait adanya asuransi yang belum di selesaikan oleh pihak CV Mulyo Sari Mandiri.

Siapa sebenarnya pemilik CV Mulyo Sari Mandiri ini? Sampai-sampai pemerintah Kota Metro tidak dapat menyelesaikan persoalan yang mandek dari tahun 2018 sampai dengan saat ini?

Sementara Sekda Kota Metro saat akan di konfirmasi terkait hal tersebut, menurut keterangan Ajudannya sedang di luar kota. (Red/rio)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles