23.9 C
New York
Selasa, Mei 28, 2024

Buy now

spot_img

APH Diminta Selidiki Anggaran Tahun 2022, Coba Bersurat, Mantan Wadir Utus Orang Bungkam Wartawan

GalaxiNews.com, Metro- Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan diminta untuk telusuri penggunaan anggaran milik Dinas Kesehatan Kota Metro T.A 2022 yang terindikasi korupsi. Terdapat anggaran senilai kurang lebih Rp. 327,5 Miliar yang terbagi dalam empat kegiatan program dinas.

Empat kegiatan program yakni, Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat, Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan, Program Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan dan Makanan Minuman, dan Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan.

Dalam surat konfirmasi tertulis yang dikirimkan GalaxiNews.com, pihak dinas terkesan menutupi rincian anggaran yang digunakan untuk masing – masing kegiatan ditahun tersebut. Surat masuk yang diterima oleh GalaxiNews.com pada tanggal 25 Agustus 2023, dengan nomor : 000/E019-23231/D-2.01/2023, perihal Konfirmasi Permintaan Data, pihak dinas hanya menyebutkan besaran anggaran Dinkes sebesar Rp. 316.006.532.664 yang digunakan untuk membiayai sebelas item, namun tidak merinci besaran anggaran masing – masing kegiatan seperti terlampir dalam surat.

Sebelas item kegiatan didalam surat balasan dinas yaitu, Gaji dan Tunjangan ASN (PNS dan PPPK), BLUD Rumah Sakit Jendral A Yani, RS SS Bantul dan 11 Puskesmas Se – Kota Metro, Dana BOK ( Bantuan Operasional Kesehatan) Puskesmas Se – Kota Metro, BPJS Kesehatan /UHC (Universal Health Coverage), Insentif Kader Posyandu, Gaji Tenaga Kontrak, Hibah, Kegiatan Penyediaan Layanan Kesehatan Untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten Kota, Kegiatan Perencanaan Kebutuhan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Untuk UKP dan UKM diwilayah Kabupaten Kota, Kegiatan Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten Kota, Kegiatan Advokasi, Pemberdayaan, Kemitraan, Peningkatan Peran Serta Masyarakat dan Lintas Sektor Tingkat Daerah Kabupaten Kota.

Lebih lanjut, didalam surat kedua yang dikirimkan, Dinkes tidak memberikan jawaban atas konfirmasi yang diminta oleh media. Upaya meminta ketransparansian terhadap pengelolaan sejumlah anggaran di Dinas Kesehatan tampaknya tidak mendapati jawaban yang jelas. Terlebih, Kepala Dinas Kesehatan Eko Hendro Saputra justru mengutus salah seorang untuk membungkam wartawan agar tidak meneruskan persoalan yang ada.(Red/Rio)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles