23.1 C
New York
Minggu, Mei 26, 2024

Buy now

spot_img

Polres Kota Metro Tahan 3 Pelaku Korupsi IPAL, Taring Kejaksaan Negeri Dinantikan

GalaxiNews.com, Metro – Apresiasi Polres Kota Metro dalam mengungkap para pelaku korupsi pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) tahun anggaran 2021. Dalam pengungkapan ini, telah ditetapkan 3 orang tersangka oleh kepolisian dengan kerugian negara senilai Rp. Rp 391.426.750.

Kasat Reskrim IPTU Rosali menjelaskan, bahwa perkara dugaan korupsi tersebut telah dilaporkan pada Kamis 1 Desember 2022, Dalam pembangunan IPAL tersebut, negara dirugikan sebesar Rp 391.426.750.

” Perkara dugaan korupsi ini telah dilaporkan pada Kamis 1 Desember 2022. Kita telah melakukan pemeriksaan sebanyak 81 orang saksi yang terdiri atas pegawai DPKP, pengurus KSM, pemilik toko material hingga pekerja lapangan. Kedua tersangka ditangkap saat berada di rumah masing-masing, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dokumen hingga kwitansi ” Ujar Rosali.

Kini, dua dari tiga tersangka dugaan korupsi proyek IPAL di Metro tersebut telah diamankan Polisi.

Mereka dijerat pasal 2, pasal 3 dan pasal 9 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UURI No. 31 tahun 1999.

Sementara itu, dalam membongkar kasus korupsi di Bumi Sai Wawai, selain kasus IPAL milik Dinas Pemukiman dan Perumahan juga terdapat kasus dugaan korupsi IPAL milik Dinas PUTR yang kini sedang ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota Metro. Namun hingga saat ini masih menjadi tanda tanya sejauh mana proses hukum yang dilakukan oleh tim kejaksaan. Terdapat kurang lebih 7 titik pembangunan IPAL Dinas PUTR pada tahun 2022. Kasi intelijen Kejaksaan Negeri Kota Metro sebelumnya sempat dikonfirmasikan terkait perkara tersebut, dikatakan oleh Deby Resta Yudha, 03 Januari 2024, bahwasanya perkara IPAL tersebut telah diserahkan kepada bidang pidsus.

” IPAL dari Intel sudah dilimpahkan atau diserahkan ke bidang pidsus ” jelasnya.

Sementara itu Kasipidsus Tatang Hermawan, dikonfirmasikan oleh GalaxiNews.com melalui pesan Whatsapp juga telepon hingga kini tidak memberikan jawaban. Dari informasi yang didapati, kasus dugaan korupsi IPAL Dinas PUTR ini bakal menyeret nama salah satu Calon Anggota Legislatif selaku ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pada saat itu.(Rio/Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles