14.8 C
New York
Selasa, Mei 21, 2024

Buy now

spot_img

Dalam Rangka Hari Gizi Nasional Dinas Kesehatan Kota Metro Gelar Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi Bagi Balita Berat Badan Kurang

Galaxsinews.com, Metro – Dinas Kesehatan Kota Metro melalui puskesmas Ganjar Agung Gelar Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang dalam rangka hari gizi nasional ke 64. Pada Senin (29/01/2024) di Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat.

Dinas Kesehatan Kota Metro sendiri telah menjalin kerja sama dengan stakeholder yang terdiri dari pemerintah maupun organisasi-organisasi profesi untuk upaya percepatan penurunan Stunting

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke 64, banyak rangkaian kegiatan yang di gelar antara lain yang sudah di laksanakan yaitu kegiatan aksi bergizi (Siswi Minum Tablet Tambah Darah) di sekolah serentak se-Kota Metro, kegiatan Roudshow Mews Integrated Jama Pai di seluruh Fasyankes Se-Kota Metro, Kegiatan Edukasi Lunch Program Upayakan Makanan Bergizi Seimbang untuk Pesantren Se-Kota Metro dan puncak peringatan hari gizi nasional yakni Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang.

Eko Hendro juga menjelaskan bahwa permasalah Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi kader posyandu yang setiap hari bertugas memantau gizi anak dan ibu hamil, namun menjadi tanggung jawab seluruh pihak demi mewujudkan generasi emas 2045.

Kepala Puskesmas Ganjar Agung Rochayani, S.ST, M.Kes menyampaikan bahwa untuk menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam rangka hari gizi nasional Ia mengaku mendapatkan bantuan makanan tambahan dari organisasi profesi IBI ( Ikatan Bidan Indonesia) Cabang Kota Metro yang merupakan mitra binaan dari Posyandu Melati 1 dan Posyandu Mawar wilayah kerja Puskesmas Ganjar Agung.

Rochayani, S.ST, M.Kes menjelaskan bahwa PMT pemberian makanan kepada balita gizi kurang, dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.

“Sasaran pemberian makanan tambahan untuk balita ini lebih diutamakan pada balita yang menderita gizi kurang (wasting), ia mengaku jika pemberian makanan tambahan kepada anak beresiko stunting diberikan selama sepekan penuh,dengan mengarahkan program pada anak-anak yang mengalami wasting. Targetnya stunting bisa dicegah sehingga angkanya dapat menurun” ungkap Rochayani

Rochayani, S.ST, M.Kes menjelaskan bahwa PMT pemberian makanan kepada balita gizi kurang, dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.

“Sasaran pemberian makanan tambahan untuk balita ini lebih diutamakan pada balita yang menderita gizi kurang (wasting), ia mengaku jika pemberian makanan tambahan kepada anak beresiko stunting diberikan selama sepekan penuh,dengan mengarahkan program pada anak-anak yang mengalami wasting. Targetnya stunting bisa dicegah sehingga angkanya dapat menurun” ungkap Rochayani.(ADV)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles