Beranda Daerah Diduga Jadi Celah Manipulasi, Sistem Absensi Elektronik ASN Way Kanan Disorot

Diduga Jadi Celah Manipulasi, Sistem Absensi Elektronik ASN Way Kanan Disorot

45
0


Galaxsinews.com, Way Kanan — Sistem absensi elektronik yang digunakan Pemerintah Kabupaten Way Kanan menjadi sorotan setelah muncul dugaan penyalahgunaan oleh sejumlah aparatur sipil negara (ASN) demi tetap memperoleh tunjangan kinerja secara penuh.

Dugaan tersebut mencuat usai sejumlah ASN di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) disebut tetap tercatat hadir dalam sistem absensi elektronik, meski berdasarkan keterangan internal dan hasil pengecekan lapangan, yang bersangkutan diduga tidak berada di tempat kerja saat jam dinas berlangsung.
Sorotan publik menguat setelah adanya pernyataan Kepala Badan Kesbangpol Way Kanan yang mengakui adanya pegawai tercatat hadir dalam sistem absensi, namun kerap tidak berada di kantor pada jam kerja. Pengakuan serupa juga disampaikan salah satu kepala bidang di lingkungan Pemkab Way Kanan yang menyebut praktik “mengakali absensi” diduga telah lama terjadi dan menjadi pengetahuan umum di kalangan ASN.

Jika dugaan tersebut terbukti benar, praktik manipulasi absensi dinilai berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara karena tunjangan kinerja tetap dibayarkan kepada pegawai yang diduga tidak menjalankan tugas secara optimal sesuai ketentuan jam kerja ASN.
Ketua SMSI Way Kanan, Yoni, meminta Pemerintah Kabupaten Way Kanan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem absensi elektronik yang digunakan saat ini.
“Absensi seharusnya menjadi instrumen pengawasan disiplin ASN, bukan malah membuka ruang manipulasi kehadiran. Jika ada celah dalam sistem, maka harus segera diperbaiki,” ujar Yoni.

Ia juga mendesak pemerintah daerah melakukan audit internal terhadap data kehadiran ASN yang diduga bermasalah, termasuk menelusuri kemungkinan adanya praktik titip absensi atau manipulasi sistem demi mempertahankan tunjangan kinerja.
Menurut Yoni, pemerintah daerah perlu mengambil langkah tegas agar persoalan serupa tidak terus berulang dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kedisiplinan aparatur pemerintahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan terkait langkah evaluasi maupun tindak lanjut atas dugaan penyalahgunaan sistem absensi elektronik tersebut.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here