Beranda Daerah Polemik PLT RSUD Ahmad Yani Kian Memanas, BEM UDW Ancam Turun ke...

Polemik PLT RSUD Ahmad Yani Kian Memanas, BEM UDW Ancam Turun ke Jalan

80
0

Galaxsinews.com, Metro – Polemik pengangkatan sejumlah Pelaksana Tugas (PLT) di lingkungan RSUD Ahmad Yani Metro terus bergulir dan memicu perhatian berbagai kalangan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Dharma Wacana (UDW) Metro menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi apabila Pemerintah Kota Metro tidak segera memberikan penjelasan terbuka terkait proses dan dasar pengangkatan pejabat PLT yang saat ini menjadi sorotan publik.

Mahasiswa menilai persoalan tersebut tidak lagi sebatas urusan internal rumah sakit, melainkan telah menyentuh aspek tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas publik. Karena itu, mereka meminta pemerintah daerah memberikan klarifikasi resmi guna menghindari berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat.
Wakil Presiden Mahasiswa UDW Metro terpilih periode 2026–2027, Rahmad Al Amin, menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai kebijakan yang diambil pemerintah, termasuk terkait penunjukan pejabat PLT di lingkungan RSUD Ahmad Yani.Kami meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan di tengah masyarakat,” ujar Rahmad,Minggu (31/5/2026).

Selain mendesak klarifikasi dari Pemerintah Kota Metro, mahasiswa juga meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap proses pengangkatan pejabat PLT yang menjadi polemik. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurut Rahmad, transparansi merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Oleh sebab itu, setiap isu yang berkembang perlu dijawab melalui penjelasan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

BEM UDW Metro mengaku saat ini tengah melakukan konsolidasi dengan berbagai elemen mahasiswa dan aktivis. Konsolidasi tersebut dilakukan sebagai langkah persiapan apabila tuntutan klarifikasi tidak mendapat respons dari pihak terkait.
“Kami akan menggunakan jalur konstitusional dan menyampaikan aspirasi secara damai jika memang diperlukan,” tegasnya.
Mahasiswa juga meminta DPRD Kota Metro menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai polemik yang berkembang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Metro maupun manajemen RSUD Ahmad Yani Metro terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa. Sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi seluruh pihak yang disebutkan.
Tajuk pendek dan tajam: “Diamnya Pemkot Dipertanyakan, Mahasiswa Siap Kepung Polemik PLT RSUD Ahmad Yani”(red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here